sejarah tut wuri handayani

Sejarah Dari Logo Pendidikan Tut Wuri Handayani

Logo “Tut Wuri Handayani” adalah simbol yang sangat dikenal di Indonesia, terutama dalam konteks pendidikan. Logo ini terinspirasi oleh ajaran dan filosofi dari Ki Hadjar Dewantara, seorang tokoh pendidikan nasional yang sangat berpengaruh. Berikut adalah sejarah dan makna dari logo “Tut Wuri Handayani”:

Sejarah dan Latar Belakang

  1. Ki Hadjar Dewantara:

    • Ki Hadjar Dewantara, nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, adalah seorang pahlawan nasional Indonesia dan pendiri Taman Siswa, sebuah lembaga pendidikan yang berperan penting dalam perkembangan pendidikan di Indonesia.
    • Beliau dikenal karena filosofi pendidikannya yang holistik dan progresif, yang menekankan kebebasan berpikir dan belajar.
  2. Filosofi “Tut Wuri Handayani”:

    • Frasa “Tut Wuri Handayani” berasal dari filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang berbunyi: “Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”.
    • Arti dari frasa tersebut adalah: “Di depan memberi teladan, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan”.
    • “Tut Wuri Handayani” secara khusus berarti “di belakang memberi dorongan”, yang mencerminkan peran pendidik atau guru dalam memberikan dukungan dan dorongan kepada murid-murid mereka dari belakang, membiarkan mereka berkembang secara mandiri.

Logo “Tut Wuri Handayani”

  1. Desain Logo:

    • Logo “Tut Wuri Handayani” terdiri dari gambar burung Garuda yang merupakan simbol negara Indonesia, dengan sayap yang mengembang.
    • Di bagian tengah terdapat lambang api yang melambangkan semangat dan ilmu pengetahuan.
    • Di bawah burung Garuda, terdapat tulisan “Tut Wuri Handayani”.
  2. Makna Logo:

    • Burung Garuda: Melambangkan kekuatan, kebebasan, dan semangat perjuangan. Dalam konteks pendidikan, ini mencerminkan harapan bahwa pendidikan dapat membebaskan individu dan mengangkat mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
    • Api: Melambangkan cahaya pengetahuan dan semangat belajar yang tak pernah padam. Ini menunjukkan pentingnya pendidikan sebagai pilar untuk kemajuan bangsa.
    • Tulisan “Tut Wuri Handayani”: Menekankan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan peran guru sebagai pendukung dan pemberi dorongan dari belakang.

Implementasi dan Pengaruh

  • Dalam Pendidikan: Logo ini digunakan oleh Kementerian Pendidikan¬†https://cityservetrivalley.org/ dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai simbol resmi. Ini mencerminkan komitmen pemerintah terhadap filosofi pendidikan yang menghargai kebebasan berpikir, dorongan dari belakang, dan dukungan tanpa pamrih.

Baca Juga : Nalar Institute Nilai Besarnya Anggaran Pendidikan di Era Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan

  • Dalam Masyarakat: Filosofi “Tut Wuri Handayani” telah menjadi bagian integral dari budaya pendidikan di Indonesia. Ini mendorong pendekatan yang lebih holistik dan inklusif dalam pengajaran dan pembelajaran, di mana guru berperan sebagai fasilitator yang mendukung perkembangan siswa secara mandiri.

Kesimpulan

Logo “Tut Wuri Handayani” adalah representasi visual dari filosofi pendidikan yang sangat penting di Indonesia. Terinspirasi oleh ajaran Ki Hadjar Dewantara, logo ini mencerminkan nilai-nilai inti dari pendidikan yang menghargai kebebasan, dukungan, dan dorongan. Melalui simbol ini, prinsip-prinsip pendidikan yang holistik dan inklusif terus diterapkan dalam sistem pendidikan Indonesia, mengarahkan generasi muda menuju masa depan yang lebih cerah dan berpengetahuan.