Unpad

Unpad Tetapkan 3 Aturan Baru Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru 2024

Universitas Padjajaran (Unpad) memberitakan sebagian keputusan baru dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2024. Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Arief S. Kartasasmita pemilik akun vip slot server myanmar ada tiga keputusan baru dalam proses seleksi penerimaan baru tahun 2024.

Ketentuan pertama tentang proses seleksi lewat jalur mandiri yang diadakan sendiri oleh Unpad. Kata Prof Arief, terhadap jalur mandiri udah tidak ada kembali proses ujian tertulis. Penilaian seleksi jalur mandiri dapat diambil alih segera berasal dari proses Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) lewat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

“Jadi jikalau dulu senang daftar seleksi masuk Unpad wajib ujian lagi, saat ini murni memakai nilai SNBT, supaya tidak wajib ujian dua kali. Ini yang tidak serupa bersama tahun lalu,” kata Prof Arief dilansir berasal dari laman resmi Unpad, Jumat (12/1/2024).

Ketentuan baru yang kedua, lanjut Prof Arief, siswa yang udah lolos SNBP di Unpad dan tidak mengambil kesempatan tersebut, maka yang mengenai tidak dapat dapat ikuti jalur SNBT dan mandiri di Unpad ataupun kampus negeri lainnya.

Hal ini diberlakukan untuk menghindari mahasiswa yang menyia-nyiakan kuota kampus yang udah terpakai namun tidak digunakan maksimal oleh penerima.

“Pokoknya satu proses diterima, namun tidak diambil, maka proses seterusnya tidak dapat ikut. Kalau saat ini tidak diambil alih maka dia semacam diblacklist baik oleh pemerintah atau oleh Unpad,” ujarnya.

Sementara keputusan baru yang terakhir adalah, terdapatnya tambahan kuota penerimaan mahasiswa baru untuk jenjang Sarjana di Unpad. Pada tahun ini, kata Prof Arief, ditargetkan jenjang sarjana dapat ada 7.460 orang dan kenaikan kuota SNBP yaitu sebanyak 12,52 persen.

“Memang kami tambah karena kami dapat memberikan perhatian-perhatian khusus terhadap kalangan¬†calon mahasiswa¬†yang selama ini tidak cukup mendapat perhatian di Unpad,” ungkapnya.

“Sebagai misal difabel atau berasal dari golongan masyarakat yang belum miliki anggota keluarga yang dulu kuliah,” mengerti Prof Arief.

Tidak hanya program sarjana Sarjana saja, Unpad juga membuka kesempatan bagi 996 calon mahasiswa baru program sarjana terapan atau vokasi.